Doa

Doa

Portal Islam

Apr 12, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Do'a Khatam Al-Qur'an: Tata Cara, Definisi Dan Susunan Bacaan Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

Do'a Khatam Al-Qur'an

portalislam.com - Halo sahabat yang dimuliakan oleh Allah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Do’a Khatam Al-Qur’an secara menyeluruh.

Dalam islam membaca Al-Qur’an termasuk salah satu bentuk ibadah. Setiap umat muslim tentunya wajib untuk membaca kitab suci Al-Qur’an. Membaca Al-Quran juga merupakan sebuah upaya menciptakan ketenangan kelapangan hidup supaya terhindar dari segala hal kesulitan dan juga untuk mendapat pahala untuk bekal diakhirat kelak.

Do'a Khatam Al-Qur'an: Tata Cara, Definisi Dan Susunan Bacaan Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW
Do'a Khatam Al-Qur'an: Tata Cara, Definisi Dan Susunan Bacaan Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

Dalam istilah bahasa Arab khatam berarti tamat atau selesai. Secara sederhana adalah seseorang yang telah menamatkan bacaan seluruh juz dalam Al-Qur'an.

Definisi lainnya adalah khatam membaca Al-Qur'an berarti seseorang telah menyelesaikan bacaan surah Al-Fatihah (surah pembuka Al-Qur'an) sampai surah An-Nas (surah penutup Al-Qur'an). 

Seharusnya anak-anak khatam Al-Qur'an ini dilakukan sebelum mereka berumur 13 tahun, tetapi hal ini bukanlah menjadi patokan wajib ya, Ma. Umumnya, mereka yang belajar Al-Qur'an biasanya berasal dari guru agama, jika dahulu biasa disebut mu'allim.

Berdasarkan beberapa studi mengatakan bahwa mengkhatamkan Al-Qur'an merupakan membaca dari juz 1 sampai 30. Apabila seseorang sudah lancar membaca Al-Qur'an biasanya kecepatan membacanya sekitar lima menit per lembar.

Namun, jika seseorang meluangkan waktu satu jam per hari untuk membaca Al-Qur'an maka ia bisa mengkhatamkan dalam durasi waktu kurang dari sebulan. Adapun usia anak dalam melakukan khatam Al-quran sebenarnya tidak ada acuan secara pasti, mengingat setiap anak berbeda semangat dalam membaca al qur’an.

Mengingat, pencapaian tersebut pastinya juga tidak terlepas dari kegigihan mereka sendiri. Peran dari Mamanya pun selalu mendukung dengan meluangkan waktu mengaji bersama.

Serta, tentunya dengan bantuan guru agama yang turut mendorong anak untuk bisa mengkhatamkan Al-Qur'an dengan baik. Adapun sebaiknya usia yang afdhal untuk mulai mengajarkan Al-Qur'an kepada anak adalah sejak si Kecil berumur tiga tahun.

Sebab, ketika di usia itu anak-anak akalnya sudah mulai berkembang, dan memori ingatannya pun masih bersih murni, sehingga ia masih senang mendengarkan kisah-kisah serta menuruti apa yang diperintahkan.

Maka, terdapat berbagai cara yang bagus dalam mengajarkan baca serta hafalan Al-Qur'an Al Karim pada anak, diantaranya:

  1. Sebaiknya yang mulai mengajarkan pelafalan ayat suci Al-Qur'an adalah kedua orangtuanya. Karena umumnya, di rentang usia anak itu mereka belum bisa menguasai pelafalan yang stabil dan masih terbilang sulit untuk memfokuskan diri dalam melafalkan bacaan dengan benar. 
  2. Sangat dianjurkan mendiktekan surah-surah pendek kepada anak, dan mengulang-ulang ayatnya. Apabila ayatnya panjang, bisa dibagi-bagi menjadi beberapa kalimat. Hingga si Kecil mampu melatihnya dan mengulang-ulangnya sendiri tanpa didikte. 
  3. Mama juga bisa menggunakan beberapa media rekaman lantunan murattal yang bisa membantu anak membaca hingga bisa menghafal Al-Qur'an. Contohnya rekaman murattal Al Hushari. 
  4. Pada usia-usia awal anak sedang berkembang mereka belajar membaca Al-Qur'an tidak terlalu terikat dengan jangka waktu tertentu ya,Ma. Namun, ajari mereka apabila ada kesempatan saat anak timbul rasa semangatnya.

Itulah beberapa cara mengajarkan Al-Qur'an kepada anak sejak kecil yang dapat membuahkan banyak kebaikan serta pahala dan keberkahan yang melimpah.

Sebaiknya para orangtua turut bersemangat mengajarkan anak-anak sejak dari kecil, hingga semua aktivitas itu mereka memperoleh pahala yang besar. Sebuah hadist riwayat Muttafaqun ‘alaihi bersabda:

خيرُكم من تعلَّم القُرآن وعلَّمه

Khairiikum min ta'lami al-qur'ani waalaimihi

Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya,” (HR. Bukhari dari Utsman bin 'Affan radhiyallahu'anhu).

Nah dari penjelasan diatas inilah doa untuk khatam al quran


اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

Iqro'ul qur'anna faa innahu ya'ti yaumal qiyamatii syafiaan lias'haabihi.

Artinya: “Bacalah Al-Quran, sesungguhnya ia (Al-Qur'an) akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.” (Imam Muslim, Shahih Muslim).

Setelah anak selesai membaca hingga khatam, disunnahkan berdoa setelah selesai mengkhatamkan Al-Qur'an juga termasuk adab membaca Al-Qur'an sebagai bentuk pengharapan diberikan keberkahan dan bimbingan dari Allah SWT melalui Al-Qur'an. 

Oleh karena itu, perlu mengajak anak-anak rutin dalam membaca Al-Qur'an sampai berhasil mengkhatamkannya. Salah satu doa yang perlu dibaca apabila telah menamatkan bacaan Al-Qur'an. 

Berikut bacaan doa khatam Al-Qur'an yang perlu diamalkan: 

أَللّٰهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ, وَاجْعَلْهُ لِي إِمَاماً, وَنُوْراً, وَهُدًى وَرَحْمَةً, أَللّٰهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نَسِيْتُ, وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ, وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آناَءَ اللَّيْلِ, وَأَطْرَفَ النَّهَارِ , وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahummarhamni bil quran. Waj'alhu lii imaaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allaahumma dzakkirnii minhu maa nasiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aaa-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu lii hujatan yaa rabbal 'aalamin.

Artinya: 

"Ya Allah, sayangilah aku dengan sebab Al-Qur'an, dan jadikanlah Al-Qur'an untukku sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk dan rahmat. Ya Allah, ingatkanlah aku akan ayat-ayat Al-Qur'an yang kulupa, ajarilah aku tentang isi Al-Qur'an yang tidak aku ketahui dan berilah aku nikmat bisa membacanya di waktu malam. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai pembelaku, wahai Tuhan semesta alam."

Adapun adab menyelesaikan Al-Qur'an berikutnya yaitu apabila sudah membacanya sampai selesai surah An-Nas, dilanjutkan membaca surah setelahnya yaitu Al-Fatihah kemudian Al-Baqarah ayat 1-5. 

Hal ini dilakukan dalam tradisi khataman Al-Qur'an bukan mengakhiri tetapi tahap awal menuju proses berikutnya. 

 

Tradisi khatam Al quran Di Indonesia


Berinteraksi dengan Al-Qur'an merupakan salah satu pengalaman beragama yang berharga bagi setiap muslim. Munculnya aktivitas, rutinitas bahkan menjadi sebuah tradisi turun temurun di kalangan umat Islam, telah melahirkan budaya-budaya baru yang mendapat banyak respons positif di masyarakat. 

Salah satu tradisi khatam Al-Qur'an yang sampai sekarang masih eksis menjadi wujud pengaguman dan penghormatan terhadap Al-Qur'an sebagai firman Allah SWT yang terjaga kemurniannya. 

Khatam Al-Qur'an merupakan sebuah tradisi yang dilakukan setelah anak-anak yang mengaji menamatkan bacaan Al-Qur'an mulai dari juz satu sampai dengan juz tiga puluh.

Adanya pelaksanaan tradisi khatam Al-Qur'an pun bertujuan untuk memberikan motivasi bagi anak-anak supaya lebih bersemangat kembali dalam membaca serta mempelajari lebih dalam makna dalam Al-Qur'an hingga akhirnya tumbuhlah kecintaan kepada Al-Qur'an.

Jika dapat menamatkan atau mengkhatamkan Al-Qur'an adalah suatu kebanggaan tersendiri baik bagi peserta khatam maupun kedua orangtuanya. Setiap orangtua pastinya merasa bangga anaknya bisa membaca Al-Qur'an hingga tamat. 

Selain itu, setelah khatam Al-Qur'an bukan berarti peserta khatam berhenti membaca Al-Qur'an. Melainkan, dalam mempelajari dan membaca Al-Qur'an itu tentu tidak ada batasnya bahkan sampai kapan pun. 

Sangat dianjurkan setelah selesai khatam Al-Qur'an anak-anak berlanjut mempelajari terjemahan Al-Qur'an. Sehingga anak bisa lebih memahami makna yang terkandung di dalam setiap ayatnya, Ma. 

Nah itulah penjelasan selengkapnya terkait apa itu khatam Al-Qur'an serta bacaan doa dan tips anak cepat khatam yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan para hafidz qur’an bisa lebih semangat lagi untuk membimbing anak dalam mengkhatamkan Al-Qur'an. 

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here